My Ads

Showing posts with label Pekerjaan. Show all posts
Showing posts with label Pekerjaan. Show all posts

Friday, October 2, 2015

Apa itu Frontliner BRI?

Frontliner BRI

Frontliner BRI? Apa itu?
Kalau dikira-kira aja, dari komposisi katanya:

Front: Depan
Liner: Garis Depan
BRI : Bank Rakyat Indonesia

Jadi biar lebih make sense, mari kita sambung-sambungkan kata-kata tersebut, jadi seorang Frontliner BRI, adalah orang atau Pekerja di Kantor Bank Rakyat Indonesia yang menjadi garda terdepan terhadap pelayanan nasabah-nasabah BRI di Seluruh Kantor Cabang, Pembantu, Unit, Teras BRI di manapun itu.

Kalau bicara pelayanan, disini bukan hanya tentang transaksi uang baik menabung ataupun kirim uang, namun juga meliputi pekerjaan menyambut serta melayani nasabah sebelum transaksi.

Nah dengan demikian, dapat dikira-kira donk, apa-apa saja bagian di BRI yang termasuk frontliner,
1. Satpam
2. Teller
3. Customer Service
(Mohon dikoreksi atau ditambahkan lagi jika keliru)

Jadi seorang Frontliner Bank adalah sebuah pekerjaan yang kompleks, selain kita juga harus menguasai kompetensi dibagian masing-masing juga harus memahami cara berkomunikasi yang baik karena pada intinya frontliner adalah pelayan-pelayan bagi nasabah-nasabah, karena kesan yang nasabah dapat adalah kesan yang akan selalu ia ingat akan Bank tersebut. Oleh karena itu penampilan, kompetensi, dan sikap yang prima adalah hal yang wajib ada pada seorang frontliner.

Jika anda sudah memenuhi kriteria-kriteria seperti di atas, dan anda memiliki passion bekerja di dunia perbankan, mari siapkan diri anda dan untuk menjadi seorang pekerja Bank yang Ulet dan Handal.

Semoga bermanfaat, feel free to share.

Wednesday, September 23, 2015

Pengalaman Mengikuti Tes CPNS Sistem Baru CAT


TIPS MENGIKUTI TES CPNS, TIPS MENGERJAKAN CAT CPNS, LULUS CPNS
Pagi,
Ragu dan pesimis adalah kata pertama ketika dari dulu selalu terdengar nada nada sumbang tentang proses perekrutan CPNS. Ragu karena selalu dengungan kolusi dan nepotisme yang jelas terdengar. Banyak terdengar mereka yang meninggalkan ruangan tanpa usaha maksimal dan waktu seminimal mungkin sudah dipastikan lulus. Tak tahulah benar atau salah yang jelas pesimisme adalah modal yang mau tak mau dibawa saat itu. Sudah lama juga beredar patokan 'HTM' CPNS adalah kisaran sekian juta. Begitulah, awalnya.
CAT hadir setelah melalui beberapa proses uji dan coba. Tetap ragu juga awalnya, meski secercah harapan akan kompetisi yang jujur selalu ada. Negara ini negara berkembang, negara juga pasti memikirkan cara cara fair menyeleksi warga negaranya. Optimisme selalu ada dan harus dipaksakan ada, karena itulah modal kedua setelah knowledge yang harus kita punya. Pak Mario bilang,
"Lebih baik yakin bisa lalu gagal, dari pada yakin gagal kemudian terbukti benar"
Ya kurang lebih artinya, jangan takut mencoba, segalanya tetap mungkin sebelum langit runtuh dan kalian dengar pernyataan Tuhan tentang kegagalan kalian. Namun kan, Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika mereka tidak mau merubah nasibnya sendiri. Aku selalu percaya pada semua kemungkinan baik yang terjadi padaku. Dan sepenuhnya jangan lupa menyadari bahwa manusia hanya merencanakan dan Tuhan yang memastikannya.
Cerita ini akan terasa tak beraturan kayaknya, karena beginilah cerita ini mengalir di sini (iya.. disini).

Persiapan level 1:
Bukan hal mudah memikirkan masa depan dan nasib ketika ijazah s1 tergenggam di tangan, dan segala kemungkinan kedepan sudah dihadapan mata, mau sukses sekarang saatnya, mau suram tinggal katakan saja ya. Tapi tentu sebagai mahasiswa, freshgraduate, sedang panas-panasnya baru lepas dari kurungan 3 tahun lebih dikampus. Ingin bebas, ingin merasakan kerja itu bagaimana. Kelulusan ku sekitar bulan Juni 2014 dan issue penerimaan CPNS sudah dihembuskan sejak sebelum bulan itu. Kepastian pembukaan pendaftaran CPNS ada dibulan November 2014. Persiapan pertama, tentu browsing syarat-syarat pendaftaran, ada hal yang paling menyakitkan saat itu, issue yang beredar bilang kalau prasyarat akreditasi jurusan adalah B, sedangkan apa daya jurusan kami hanya berpredikat C. Perlahan waktu membuktikan itu hanya isu, dan syarat minimal sudah dicukupi oleh apa yang jurusan saya punya. Kedua, membeli buku tutorial. Bukan untuk menghafal soal, tapi untuk mencari bentuk dan pola bagaimana kira-kira soal yang akan keluar ketika hari H. Ketiga, saat itu tidak sengaja membaca disebuah situs berita online, tentang aplikasi android yang membantu persiapan CPNS (disana sih nyebutnya game/bukan simulator).

Persiapan level 2:
Setelah semua bahan oke. Tahap kedua adalah tahap memanfaatkan. All those things you have bought will be nothing when you do not interact with. Proses ini paling penting menurut saya. Apalah artinya semua yang ada miliki itu tanpa Eksekusi. Sekali lagi, Eksekusi (Belajar dan Berusaha)

Persiapan level 3:
Setelah semua persiapan di level 1 dan 2 terlaksana. Saatnya memasrahkan hasil usaha pada yang punya kuasa dan pengatur segalanya Allah SWT. Banyak berdoa, selalu yakini setiap jalan yang ia tunjukan adalah selalu lebih baik dari yang kita siapkan. Amin.

Itu saja saya rasa yang bisa saya bagi, saya tak mau menggurui tapi lebih kepada berbagi cerita dan pengalaman mengikuti tes CPNS ini. Terima kasih. Semoga beruntung dan siap menjadi abdi negara.

Sekian terima kasih.

Sunday, December 14, 2014

(Share) Tips Psikotest PKSS (Seleksi Pekerja BRI)

Tips tes psikotes BRI, saran psikotes bri, cara mengerjakan psikotes bri, tips lolos psikotes bri
Pagi,
Apabila anda berniat masuk sebagai pegawai BRI maka anda akan di hadapkan paling minimal 4 (empat) kali tes, yang pertama adalah interview awal, psikotest, interview akhir, dan terakhir kesehatan. Saya sudah posting mengenai apa dan bagaimana sih di tes interview sama bapak-bapak BRI. Lihat : Interview BRI
Kemudian lanjut kepada sesi kedua, yaitu psikotes di PKSS atau Prima Karya Sarana Sejahtera yang merupakan anak usaha langsung BRI. Baik bukan tentang PKSSnya ini tentang psikotestnya.
PSIKOTES BANK RAKYAT INDONESIA PKSS PPS
Awal:
1. Peserta disuruh hadir sekitar jam 8, yaa mulai-mulai jam 9 gitulah.
2. Isi absensi
3. Sepatah dua patah kata dari Bapak-bapak PKSS
4. Absensi satu persatu
5. Perkenalan Mbak-mbak Psikolog

Inti:
Peserta tes akan diberikan (eemm.. agak agak lupa saya), 4 jenis tes, satu Tes Matematika Umum (soal cerita gitulah), Tes Deret Koran, Kepribadian (ada 90 soal), lalu sama tes mencocokan gambar. Kalau tidak salah hanya empat itu tesnya, tapi menghabiskan hampir tengah hari jam 11 lewat gitulah. Saya coba jelaskan mengenai apa itu masing-masing tes, bukan menggurui yaa, hanya menceritakan saja apa yang saya tahu dan tidak juga ingin sok tahu :) hehe..

1. Tes matematika umum
Klik kanan - Open Image in new tab (untuk memperbesar gambar)




















Itu contohnya, ya jenis-jenisnya ndak jauh beda sama soal di atas. Mudah sepertinya. Ya saya rasa cukup mudah, tapi yang buat itu sulit adalah waktunya brotha,, dibawah tekanan waktu dan tatapan mbak-mbak psikolog nya kita dibuat tak berdaya, buntu ditempat untuk mengembangkan imajinasi dan kemampuan alamiah kita dalam menyelsaikan soal-soal ini.
Tipsnya adalah:
Sebelum tes usahakan latihan dulu, kalau perlu beli buku persiapan PKSS. Tips kedua hadapi dengan tenang (walau saya sendiri cukup resah gelisah) karena badai pasti berlalu.

2. Tes Deret Koran

Mungkin dari semua tes saat itu, tes ini yang paling membuat tekanan batin. Kenapa, karena anda akan dihadapi pada simulasi tantangan kerja. Ya, tes ini memang ditujukan untuk melihat seberapa tahan anda dalam bekerja dengan ribuan kewajibanya. You know that! It's Bank. BRI. You must be a workholic or Superman. A BRI employee is Superman! A great people meet A "huge" job.
Karena ya Kerja di Bank itu berat, saya katakan itu seyakin-yakinnya kepada anda. Oleh karena itu tes ketahanan kerja mutlak diperlukan. 
Pada tes ini anda harus diminta menjumlahkan, bisa dari atas kebawah atau sebaliknya tergantung instruksi psikolognya. Saya kemarin mendapat instruksi dari bawah ke atas, lihat contoh gambar, ada deret (dari bawah), 3,2,1, tugas anda adalah jumlahkan 3+2, lalu letakan hasilnya diantara 3 dan 2, yaitu empat. begitu seterusnya.
Tips yang utama adalah:
Latihan dirumah mengenai hitungan simpel, misal 3 +5, 8+9, 6+7, saya sendiri paling sering lupa pada operasi penambahan 7+6, 8+6, 8+4, yaa itu kelemahan versi saya, anda harus temukan kelemahan anda juga.

3. Kepribadian


Tes ini kalau tidak salah isinya sekitar 90 soal, yaa tips nya kerjakan ajalah sejujur-jujurnya. Tapi ada juga sih yang bisa kalian logika in, nipu gitu kasarnya. Caranya ya, cari aja pilihan yang paling bijaksana (kalau yang pernah ikut tes CPNS, ini mirip-mirip kayak TKP nya CAT).
Tips:
Lihat waktu, dan tetap isi aja semuanya. 

4. Tes Gambar Berseri


Tes selanjutnya adalah tes melanjutkan gambar, ada beberapa gambar, empat gambar biasanya, maka tugas anda adalah mencari urutan gambar selanjutnya dari empat pilihan yang berbeda.
Tipsnya:
adalah amati dengan benar ke empat gambar yang menjadi soal, cari pola tertentu yang akan menuntun menuju pola selanjutnya, amati perpindahan tiap bagian, atau perubahan bentuk dari gambar awal ke gambar selanjutnya.

Dan ultimate Tips yang bisa saya bisa sarankan adalah:
1. DOA BAIK DARI SENDIRI, ORANG TUA, TEMAN DAN LAIN LAIN
2. DENGARKAN INSTRUKSI DARI PEMANDU/PSIKOLOG BAIK-BAIK

Semoga kawan-kawan pembaca dapat mengambil manfaat dari tulisan ini. dan selamat berjuang menjadi pekerja BRI. Pasti Bisa! Luar Biasa! Let's Do It! Let's Do It! 
If You Think You Can! You Can!




Bapakdodo




Monday, November 24, 2014

Bagaimana rasanya seorang freshgraduate memasuki dunia kerja?

Selamat sore,

Inilah aku, masih di kantor, menghadap laptop dan komputer, duduk diam di tengah hiruk pikuknya suasana lantai atas ini. Beginilah aku. Pendiam yang sebenarnya juga banyak bicara. Pengomong yang sebenarnya jauh lebih diam. Bukan apa-apa. dan memang bukan apa-apa. sudahlah. anda bingung? memang beginilah aliran tulisan ini. Tak jelas dan tak tentu arah.
Pertama mari mulai cerita dari ............

Setelah lulus, mungkin yang ada dikepala hanya honor honor dan honor. yahh.. mengamalkan ilmu sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. plus uang bulananan dan juga pemanasan menuju kerja yang sesungguhnya.

Tak ada yang spesial disini. beginilah aku dan anak-anak sma-ku. Ku katakan aku, karena aku bagian dari mereka dan mereka juga bagianku. beginilah cerita ini bermula ketika aku sudah menjadi pendidik disana.

Meski begini, selalu terbersit, dan tak pernah lepas dari doa dan niat, bahwa suata saat nanti, yaa suatu saat nanti, akan ku injakkan kaki ku di luar negeri, bukan sebagai pelancong, bukan sebagai turis atau wisatawan dan apapun namanya, namun sebagai awardee beasiswa. New Zeland. Suatu saat aku akan di atas tanahmu. Bukan tentang mencintai tanah airmu. bukan tentang melupakan Indonesia. Namun tentang impian membangun Tanah Airku Indonesia Raya. 

hanya 1 bulan lebih disana, tak sampai dua bulan, dan karena itu, aku akhirnya malu untuk mengambil hak ku yang kurang dari setengah bulan tersebut. Ku ikhlaskan.

Perjalanan berlanjut ketika masa tes demi tes kulalui dengan tak melihat lagi kawan kawan yang juga jadi sainganku disana, hingga tersisa 3 orang. dan kami berubah menjadi status, menjadi seorang pekerja, karyawan, buruh, atau apalah itu namanya.

bekerja disini adalah juga salah satu mimpi yang pernah kutulis disini. di otak. di hati. aku masuk dari nol. belajar semuanya dari awal. aku lahir kembali. dan belajar menulis lagi. semuanya baru. begitu baru.

aku menyukai ini. karena aku suka tantangan. aku menantang diri sendiri untuk bertahan disini. meski aku juga mencoba apa yang sebenarnya aku ingin untuk gapai. yak, aku kembali memasuki tahapan seleksi dimana menempatkan ku sebagai orang yang berbicara semuanya, apa adanya di depan kelas.
begitulah.

aku mencoba semua kemungkinan, dan semua kemungkinan yang mungkin untuk aku capai. beginilah. begitulah. tulisan tak jelas ini. coba menerangkan. pola pikirkan yang sebenarnya tak jelas. ahh pokoknya beginilah. aku dan pikiranku. sama. mempunyai dimensi penjelasan yang memang kadang banyak orang tak mengerti. 

Terima kasih meluangkan waktu membaca segenap tulisan abstrak ini. 

Tuesday, September 9, 2014

Pertanyaan Wawancara Tes Frontliner BRI

Selamat pagi,
Hidup sulit ditebak, dan tebakan bukanlah kepastian. Kita memang yang menentukan rencananya tapi tuhan yang punya kepastian. Inilah yang terjadi hingga penulis berbelok sedikit dari arah yang seharusnya penulis lanjutkan dari apa yang ia pelajari selama 3 tahun lebih.

Tentang interview di BRI atau Bank Rakyat Indonesia, berikut beberapa tips yang penulis baca dari sumber lain serta pengalaman penulis selama proses rekrutmen frontliner bri.

Tips pertama tentang pakaian:
1. Anda adalah calon karywan BRI maka datanglah dengan style yang seharusnya pegawai bank miliki. Kalau masih bingung bagaimana, luangkan waktu beberapa menit sekedar berkunjung ke bank melihat tampilan para pekerjanya.
2. Gunakan dasi dan ikat pinggang warna senada
3. Gunakan warna serasi, misal hitam putih
4. Kerapian pakaian maupun rambut
5. Sepatu formal. Jangan lupa semir dulu ;)

Tips kedua persiapan materi:
Pada prinsipnya pertanyaan para pewawancara akan bersumber dari siapa kita. Misalnya anda sarjana ekonomi maka pertanyaan juga ke arah sana, dll. Dan juga bersumber dari jawaban jawaban polos kita. :)
Namun ada beberapa pertanyaan standar yang hampir pasti keluar kita interview, misalnya:
1. Perkenalkan diri anda serta ceritakan pengalaman anda selama SD, SMP, dan SMA serta kuliah!
2. Apa yang anda tahu tentang BRI?
3. Produk BRI apa yang anda paing sering gunakan?
4. Apa yang akan anda lakukan untuk mendatangkan banyak nasabah?
5. Mengapa anda berminat kerja di bank sedangkan jurusan anda adalah x.
6. Perkenalkan tentang kedua orang tua anda.

Mungkin itu pertanyaan standar yang biasa di ajukan. Penulis juga di tantang, bahwa kerja di bank itu berat, gajinya kecil apalagi jika anda di terima anda akan jadi pegawai outaourching yang tugasnya sama saja dengan pegawai tetap. Dll. Intinya penulis berpesan, jika anda memang ingin kerja di bank adalah, yakinkan mereka, apapun tantangan kerja di bank anda siap karena memang passion anda disitu.

Sekian dulu.
Im coming back.

Bapakdodo

My 2nd Ads